Sebagaimana tersebut di dalam Al Qur-an surat Al Anbiya ayat 107,

وَمَا اَرْسَلْنَاكَ اِلاَّ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْن

WAMAA ARSALNAAKA ILLA ROHMATAN LIL ALAMIIN (Al Anbiya’/107)
ِArtinya: Dan tiadalah aku mengutus kecuali untuk rohmat seluruh alam.

Rohmat Alloh itu berlapis-lapis, ada rohmat umum, rohmat khusus dan rohmat khususul khusus.

1.       Rohmat Umum

Rohmat umum meliputi seluruh keadaan, sebagaimana tersebut dalam Al Qur-an surat Al A’rof / 156,

وَرَحْمَتِى وَسِعَتْ كُلَّ شَىْءٍ

WA ROHMATII WASI’AT KULLA SYAI-IN (Al Arof/156)
Artinya: Dan rohmatku meliputi segala sesuatu.

Segala makhluk tidak ada yang tidak di liputi oleh Rohmat Alloh, apakah orang kafir, musyrik, munafik.

 

 

2.       Rohmat Khusus.

Rohmat khusus hanya bisa di dekati oleh orang-orang yang baik (ihsan). Yaitu orang-orang yang di dalam ibadahnya selalu merasa di lihat Alloh. Tersebut di dalam surat Al A’rof ayat 56,

اِنَّ رَحْمَةَ اللهِ قَرِيْبٌ مِنَ اْلمُحْسِنِيْنَ

INNA ROHMATALLOH QORIIBUN MINAL MUHSINIIN (Al A’rof/56)
Artinya: Sesungguhnya Rohmat Alloh itu dekat dari orang-orang yang ihsan.

Kalau tidak muhsinin tidak bisa mendekati rohmat Alloh yang khusus ini.

 

3.       Rohmat Khususul Khusus

Mengenai rohmat khususul khusus sebagaimana tersebut di dalam AL Qur-an surat Al Baqoroh / 105,

يَخْتَصُّ بِرَحْمَتِهِ مَنْ يَشَاءُ

YAKHTASH-SHU BIROHMATIHI MAN YASYAAK (Al Baqoroh/105)
Artinya: Di khususkan dengan rohmat Alloh orang yang di kehendaki.

Kalau tidak di kehendaki Alloh tidak bisa menerima Rohmat Khususul khusus. Rohmat Khususul Khusus itu seperti menerima ilmu laduniyyah, ilmu warotsah dan ilmu-ilmu ini tidak bisa di perjuangi. Sebagaimana tersebut di dalam hadits,

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: اِتَّقُوْا فِرَثَةَ الْمُؤْمِنْ

ITTAQUU FIROTSATAL MUKMIN

Rohmat yang berlapis-lapis itu menyentral berada di dalam ruhaninya Kanjeng nabi Muhammad SAW. Mengenai ayat;

وَمَا اَرْسَلْنَاكَ اِلاَّ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْن

WA MAA ARSALNAAKA ILLA ROHMATAN LIL ALAMIN

ini mempunyai rahasia besar.