QOOLA  ROSUULULLOOHI  SHOLLALLOOHU  ‘ALAIHI  WASALLAM  :  AMAANUN  LI-UMMATII  MINAL  GHOROQI  IDZAA  ROKIBUL  BAHRO  AN  YAQUULUU  BISMILLAHI  MAJROHAA  WAMURSAAHA  WAMAA  QODARULLOOHA  HAQQO  QODRIHI.

(‘Anil Husain) – Rowahu Ibnu Sina – Jami’ush  Shoghir / II / Bab huruf (Alif).

Bersabda Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam : “Aman bagi umatku dari tenggelam tatkala mereka naik kapal di lautan membaca ; BISMILLAHI  MAJROHAA  WAMURSAAHA  WAMAA  QODARULLOOHA  HAQQO  QODRIHI”.

Keterangan :

 

Dalam Al-Qur’an surat Hud, ketika dunia ini di tenggelamkan oleh topan Nuh, banjir pada zaman nabi Nuh hingga dunia mengalami perubahan. Sampai di Timur Tengah banyak padang pasir, padahal pada waktu sebelum banjir tidak ada padang pasir. Yang tadinya padang pasir berubah menjadi tidak padang pasir, yang tadinya tidak padang pasir berubah menjadi padang pasir. Seluruh dunia mengalami perubahan total, dunia tenggelam total selama 6 bulan. Dimulai bulan Sya’ban, Romadlon, Syawal, Dzul Qo’dah, Dzul Hijjah, terus tenggelam sampai bulan Asyuro.        

Pada tanggal 10 barulah kapalnya nabi Nuh berlabuh di gunung Judzi (JABAL  JUDZI). Di dalam tafsir disebutkan bahwa gunung tersebut di wilayah Armenia, Turki. Ketika air datang tepat pada hari jum’at, pintu-pintu langit di buka, air mencurah dari langit, pintu-pintu bumi di buka, air memancar dari bumi. Bertemunya air dari langit ke bumi, dan dari bumi ke langit timbul banjir bandang. Pada waktu mulai banjir itu nabi Nuh perintah kepada kaum yang beriman supaya semuanya masuk kapal, karena tidak ada yang akan selamat di dunia ini kecuali yang ada di dalam kapal.

Nabiyulloh Nuh berkata :

WAQOOLA  ARKABUU  FIIHAA  BISMILLAAHI  MAJRIHAA  WA  MURSAHAA  INNA  ROBBII  LAGHOFUURUR  ROHIIM  (Q.S.  Hud / 41).

Artinya : Berkata Nabi Nuh ; “Naiklah kamu semuanya dengan membaca BISMILLAAHI  MAJRIHAA  WA  MURSAHAA  INNA  ROBBII  LAGHOFUURUR  ROHIIM”.

Ayat yang bunyinya :

WAMAA  QODARULLOOHA  HAQQO  QODRIHI.

(Tersebut di dalam surat Az-Zumar, ayat 67).

Sedangkan ayat :

BISMILLAAHI  MAJRIHAA  WA  MURSAHAA  INNA  ROBBII  LAGHOFUURUR  ROHIIM.

(Tersebut di dalam surat Hud ayat 41).

Dua ayat tersebut digabung oleh Kanjeng Nabi sabdanya :

BISMILLAAHI  MAJRIHAA  WA  MURSAHAA  INNA  ROBBII  LAGHOFUURUR  ROHIIM  WAMAA  QODARULLOOHA  HAQQO  QODRIHI.

Maka dari itu kita naik kendaraan (ini tidak khusus naik kapal saja), kapal terbang, kendaraan darat, kereta api dan lain-lain supaya membaca : BISMILLAAHI  MAJRIHAA  WA  MURSAHAA  INNA  ROBBII  LAGHOFUURUR  ROHIIM  WAMAA  QODARULLOOHA  HAQQO  QODRIHI.

Rosululloh bersabda : AMAANUN  MINAL  GHOROQ

Aman dari tenggelam, ini makna secara dhohir.

Bahsan Tasyawuf-nya Insya Allloh di tulisan selanjutnya..