RAHASIA BULAN ROMADHON

1. Bulan Romadhon Disebut Sebagai Gustinya Bulan
“Bersabda Rosululloh s.a.w : Gustinya bulan adalan bulan Romadhon “
2. Bulan Romadhon Disebut Sebagai Bulannya Alloh
“Bersabda Rosululloh s.a.w : Bulan Romadhon adalah bulannya Alloh “.
(Dari 12 bulan, yang disebut sebagai bulannya Alloh hanya 2, yaitu: Bulan Rojab dan bulan Romadhon).
Mengapa bulan Romadhon disebut sebagai bulannya Alloh?
Masalah ini tidaklah mungkin kami mampu untuk menerangkannya karena sangat luasnya hadis tersebut dan sangat dangkalnya pengetahuan saya tentang bulan Romadhon. Meskipun begitu kami akan menerangkan rahasianya walau hanya sedikit.
Dalam 12 bulan yang diwajibkan puasa bagi umat Islam dan umat sebelumnya adalah bulan yang ke 9 yaitu bulan Romadhon.
“Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu semuanya puasa sebagaimana diwajibkan kepada umat sebelum kamu “.
Mengapa diwajibkan puasa?
     Dalam Hadis Qudsi diterangkan :
” Segala amal anak Adam untuk anak Adam sendiri kecuali puasa itu untuk Aku dan Aku yang memberi pahala padamu “.
Jadi semua amal yang dikerjakan oleh manusia itu akan kembali kepada manusia sendiri.
–   Jika mengerjakan sholat, manfaatnya kembali kepada manusia sendiri.
–   Jika melaksanakan zakat, manfaatnya kembali kepada manusia sendiri.
–   Jika mengerjakan haji, manfaatnya kembali kepada manusia.
–   Wal hasil segala amal yang dikerjakan oleh manusia manfaatnya akan kembali kepada manusia sendiri.
Akan tetapi kalau puasa bulan Romadhon menurut hadis Qudsi, untuk Alloh. Oleh sebab itu bila tidak puasa bulan Romadhon lalu kapan kita beramal untuk Alloh?
Mengapa untuk Alloh? Walloohu a’lam.
 
KEUTAMAAN BULAN ROMADHON
Bulan Romadhon adalah bulan kesempatan, kesempatan minta ampun kepada Alloh, kesempatan meningkatkan martabat ruhaniyah untuk mencapai Taqwalloh. Dan di dalam bulan Romadhon itu:
–   Amalnya digandakan
–   Doa-doa diijabahi
–   Dosa-dosa diampuni
–   Delapan pintu surga dibuka.
–   Tujuh pintu neraka ditutup.
–   Syetan-syetan diikat ( supaya tidak menggangu ).
–   Bila puasa, diamnya saja dianggap ibadah, dianggap membaca tasbeh. Padahal tasbeh (subhanalloh) adalah makanannya Malaikat.
–  Dan seandainya kita tahu nilainya bulan Romadhon, mungkin kita mengharap semua bulan dijadikan bulan Romadhon.
    
Jadi bulan Romadhon itu adalah bulan kesempatan yang sangat baik.
Karenanya hendaklah berlomba-lomba mujahadah bila ingin beruntung.