KETERANGAN SYA’BANU SYAHRI
Jarang sekali ulama yang mengupas, mengapa bulan sya’ban dikatakan “Sya’banu Syahri” (bulan Sya’ban adalah bulanku). Itu dikarenakan gambaran rahasianay begitu luas, bagaikan lautan tak bertepi. Makanya jarang sekali ada ulama’ yang mengarunginya karena sangat luasnya.
Jadi dengan akal fikir kami dan dengan ilmu agama yang kami miliki tidaklah mungkin dapat mengarunginya atau mendalami seluas luasnya.
Ulama’-ulama’ yang besar saja tidak ada yang menerangkan, kok saya mau menerangkan, apa sudah merasa pandai? Yang jelas bila diambil kesimpulannya bulan ini adalah bulan sholawat.
Dan bila kita sampai melupakan bulan Sya’ban, padahal bulan Sya’ban adalah bulannya Rosululloh, berarti kita melupakan Rosululloh. Dan bila kita melupakan Rosululloh berarti kita melupakan “Baabul Udzmah” kepada Alloh. Karena Rosululloh adalah Baabulloh (pintu gerbangnya Alloh). Bukankah semua peraturan dari Alloh yang sampai kepada kita itu melalui satu pintu, yakni Rosululloh.
Dan bila kita sampai lupa kepada Baabulloh atau lupa kepada Washilatul Udzma, akan sangat membahayakan, kita bisa sesat. Sebab dalam kitab Adzkiya’ diterangkan :
1~ IDZLAA DALIILU ‘ALATH THORIIQI ILAL ILAH.
 ILLAA MUTAABA’ATIR ROSUULIL MUKMILA.
2~ FI HALIHI WA WA FI’ALIHI MAQOOLIHI.
FATATABBI’ANNA WA TAA BI’AN LA TA’DILA
Kesimpulan dalam syair ini adalah ; Tidak ada jalan kepada Alloh kecuali melalui Rosululloh. Maka kalau sampai melupakan bulan ini akan berbahaya, karena berarti sama dengan melupakan Rosululloh, yakni sebagai Washilatul Udzma (Baabulloh). Adapun intinya bulan Sya’ban itu ditengah-tengah bulan (Nishfu Sya’ban).
SYA’BAN       itu hurufnya ada 5, yaitu :
1. (SYIN)
2. (‘AIN)
3. (BA’)
4. (ALIF)
5. (NUN)
Kesemuanya itu adalah sumber dan semuanya ada hubungannya dengan sifatnya Nabi Muhammad. Makanya oleh Nabi Muhammad dikatakan bahwa bulan Sya’ban adalah bulanku. Namun dari semua sumber itu yang menduduki sumbernya sumber atau Tho’ith tho’ atau sentralnya sentral adalah huruf yang ada di tengahnya, yakni BA’.
Sekarang coba kita angan-angan, surat Al Qur-an yang ada 114 surat itu semuanya di awali dengan huruf apa? Semuanya adalah di awali dengan huruf Ba’, di awali dengan Bismillahirrohmanirrohiim. Coba baca-baca postingan yang lalu, tentang rahasia Bismillah.
Makanya jangan sampai luput dari Nishfu Sya’ban, kalau sampai luput dari Nishfu Sya’ban akan menyesal. Mumpung ini belum Nishfu Sya’ban.
Untuk tiap huruf akan di jabarkan di posting berikutnya..