Keutamaan LAA ILAAHA ILLALLOH Yang Lain
Didalam hadits Nabi yang tersebut dalam Kitab Jami‘us Shoghir diterangkan :
Suatu ketika ada seseorang yang me-ninggal dunia, kemudian orang yang meninggal dunia itu didatangi oleh malaikat untuk melihat bagaimanakah amal-amalnya orang tersebut selama hidup di dunia.
– Tangan kanannya dilihat, ternyata tidak terdapat amal baiknya, yang ada amal buruk.
– Dilihat tangan kirinya, ternyata amalnya juga buruk, dipakai untuk mencuri.
– Kaki kanannya dilihat, ternyata jelek amalnya.
– Kaki kirinya juga dilihat, ternyata tidak ada amal baiknya, hanya amal jelek.
– Lalu dilihat kedua matanya, ternyata selama di dunia itu matanya hanya dipakai untuk melirik wanita cantik.
(  Melihat orang cantik dicela, melihat orang jelek juga dicela, memang biasanya yang banyak dicela itu orang cantik :
Orangnya cantik kok sanggulnya sebesar jeruk pecel “,
Kalau orang jelek jarang dicela karena tanpa dicela pun sudah jelek, oleh sebab itu kalau tidak mau dicela/dihina ya berdoa saja supaya dijadikan jelek ).
 Jadi setelah matanya dilihat oleh malaikat, juga tidak ada amal baiknya.
Malaikat mencari amal kebaikan ke seluruh badan orang tersebut, ternyata tetap saja tidak ada, malaikat berkata :
“ Masya Alloh, kok ada manusia yang seperti ini, semua amalnya jelek. Oh, mungkin didalam hatinya terdapat kebaikan “.
– Kemudian hati orang tersebut dibelah, jantungnya dibelah, ternyata didalam hati juga hitam.
Malaikat : “ Lho didalam hati juga tidak ada amal baiknya, ini manusia yang sudah keterlaluan, kalau begitu bagaimanakah hidupnya orang ini ? masak sih tidak ada kebaikannya walaupun sedikit-sedikit ? “.
– Tiba-tiba di ujung lidahnya kelihatan setitik warna putih.
Malaikat : “ Lho, ada sedikit putih-putih di ujung lidahnya, apa itu ? “.
Lalu dilihat dan diutak-atik oleh malaikat, ternyata di ujung lidahnya itu ada tulisan Laa ilaaha illalloh, hanya itu saja.
Malaikat : “    Lho, kalau kebaikannya hanya itu saja, ini keterlaluan, sudahlah, dimasukkan neraka saja “.
Kemudian terdengarlah suara :
“ Jangan ! Itu adalah kekasihKu “.
Akhirnya orang tersebut selamat.
Akan tetapi kita jangan meniru-niru kejelekannya, yang ditiru kebaikannya saja.
Satu hadits ini saya angan-angan ; bahwa hadits ini adalah menunjukkan tentang keutamaannya Laa ilaaha illalloh.