QOOLA ROSUULULLOOHI SHOLLALLOOHU ‘ALAIHI WASALLAMA :THUU BAA LIMAN THOOLA ‘UMRUHU WAHASUNA ‘AMALUHU.

(‘An ‘Abdillah bin Bashor) rowahut Thobrooni wa Hilyatil auliya’ – Jami’ush Shoghir jilid II bab huruf (Tho’), hal/ 91.
Artinya:”Bersabda Rosululloh SAW : Berbahagia bagi orang yang panjang umurnya dan baik amalnya”.
Kalau Hadits ada Hilyatul, itu adalah nama kitab HILYATUL AULIYA’ terdiri 10 jilid besar, yang menyusun Abu Na’im, dan dikutib oleh Imam Jalaluddin Sayuthi di dalam kitabnya Jami’us Shoghir Jilid II bab huruf Tho’ halaman 91.
Kemudian dikutibkan lagi di dalam kitab BIDAYATUL HIDAYAH karangannya Imam Ghozali R.A.di dalam bab :
ADAABUL ISTI’DAADI LISAA-IRIS SHOLAWAATI
QOOLAL IMAAMUL GHOZAALI RODLI YALLOOHU ‘ANHU : AUQOOTUKA ‘UMRUKA WA ‘UMRUKA RO’SU MAALIKA WA ‘ALAIHI TIJAAROTUKA WA BIHI WUSHUULUKA ILA NA’IIMI DAARIL ABADI.
Artinya:”Berkata Imam Ghozali Rodliyallohu ‘anhu : Waktu-waktumu itu umurmu dan umurmu itu pokok modalmu. Dan di atasnya itulah perniagaanmu, dan dengannya sampaimu kepada kenikmatan di Negeri yang Abadi”.
Ini dawuhnya Imam Ghozali R.A. bukan hadits. Imam Ghozali R.A. menerangkan :
AUQOOTUKA ‘UMRUKA
Waktumu itulah umurmu, umurmu itulah waktumu. Jadi umur itu bahasa Arab artinya waktu, waktu yang diawali dari lahir dan diakhiri dengan mati.
Waktu yang diawali dari lahir dan diakhiri dengan mati itulah yang dinamakan dengan umur. Ada yang waktu dari lahir sampai mati itu 1000 tahun, ada yang 1000 tahun lebih seperti Nabi Nuh As, ada yang 500 tahun, ada yang 200 tahun, ada yang 50 tahun, ada yang 33 tahun. Jadi ada yang pendek, ada yang panjang.
Pada umumnya orang-orang minta umur yang panjang, tidak ada orang yang minta umur yang pendek. Bagaimana kalau minta umur yang panjang! apakah itu baik apa tidak !.
Ada di dalam Al Qur-an, orang yang minta umur panjang 1000 tahun, siapa dia itu, yaitu orang Musyrik.
WAMINAL LADZIINA ASYROKUU YAWADDU AHADUHUM LAU YU’AM MARU ALFA SANATIN
Artinya:”Dan sebagian orang-orang Musyrik senang di antara salah satu mereka seandainya diberi usia 1000 tahun”.(Al Baqoroh ayat 96).
Kalau kita minta umur yang panjang itu tidak baik, salah, tapi umumnya orang seperti itu. Yang enak bagaimana, apa kita minta umur yang pendek!, ini tambah salah. Jadi minta umur panjang tidak baik dan minta umur pendek juga tidak baik. Yang baik minta umur panjang amalnya baik, minta umur panjang tapi ada tambahan amalnya baik. Kalau hanya minta umur panjang saja itu tidak benar, bertentangan dengan Hadits tersebut di atas.
Dan kalau minta umur panjang sama dengan ayat di atas (surat Al Baqoroh ayat 96), sama dengan orang musyrik. Kalau orang mukmin jangan minta umur panjang saja, tapi minta umur panjang, isinya amal-amal yang baik. Itulah yang baik, itulah yang benar, itulah yang dikehendaki, itulah yang diridloi, makanya disebut : THUBAA (bejo banget).
UMUR PANJANG DAN PENDEK
Masalah umur panjang dan pendek itu ada dua versi.
1). Bagi umum yang dikatakan panjang itu adalah banyak ulangan waktunya, ini mengenai waktu.
2). Bagi orang Tashowwuf yang dikatakan panjang itu adalah nilainya waktu, bukan waktunya.
Kalau nilainya baik, meski waktunya singkat, itulah umur panjang bagi Tashowwuf. Tapi bagi umum tidak begitu, yang waktunya banyak itulah yang dinamakan umur yang panjang.
Orang Tashowwuf berpedoman :
LAILATUL QODRI KHOIRUN MIN ALFI SYAHRIN
Walaupun usianya itu hanya semalam tetapi nilainya itu baik, maka lebih baik dari pada umur 1000 bulan atau 83 tahun lebih 4 bulan. Jadi bagi Tashowwuf, yang dikatakan umur panjang itu bukan waktunya, tapi nilainya. Bagi orang awam yang dikatakan umur panjang adalah masalah ulangan waktunya.
TIKUS HITAM DAN TIKUS PUTIH MEMAKAN UMUR MANUSIA      
Manusia datang ke dunia ini ibaratnya seperti jatuh dari pohon dan tersangkut di tengah-tengahnya pohon, karena ditengah pohon itu ada cabang kayu yang melintang sehingga membuat tersangkutnya orang, dan di bawahnya ada sumur. Jadi orangnya itu jatuh di tengah-tengah, dan kayu cabang yang melintang tersebut tiap hari kanan dan kirinya dimakan tikus hitam dan tikus putih sedikit demi sedikit. Sedangkan orangnya tersangkut di atas kayu yang melintang tersebut, maka tiap hari semakin genting, dan lama kelamaan kayunya mendekati putus , kalau sudah putus maka akan masuk kuburan.
Kenapa tikus hitam dan tikus putih. Tikus hitam itu adalah malam, dan tikus putih itu adalah siang. Jadi umur kita ini tiap hari dikerat, dimakan oleh siang dan malam, yang lama kelamaan akan masuk sumur kuburan.
Ada kuburan berupa taman Syurga, ada kuburan berupa jurang Neraka. Yang masuk taman Syurga pasti senang, dan yang masuk jurang Neraka pasti susah.