Untuk mencapai Adil Makmur ada caranya, yaitu dengan cara berjuang. Sebab cita-cita itu tidak akan terwujud dan tidak bisa turun sendiri tanpa diperjuangi.

Berjuang istilah bahasa arabnya JIHAD
Dan berjuang ( jihad ) itu ada dua macam ;
1. Ada JIHADUL ASHGHOR (Berjuang kecil / perang kecil).
2. Ada JIHADUL AKBAR   (Berjuang besar ).
Jadi untuk mencapai cita-cita itu haruslah dengan perjuangan, baik perjuangan kecil (jihaadus shoghiir) maupun perjuangan besar (jihaadul akbar).
Masalah jihaadul akbar ini disebutkan dalam Alqur’an surat Al Furqon ;
WAJAAHIDHUM BIHII JIHAADAN KABIIROO
Artinya : ” Hendaklah kamu semuanya berjihad dengan jihad yang besar.”   (Al Furqon / S. 25 / ayat 52).
Dan mengenai jihadul ashghor, diterangkan dalam hadis Nabi :
QOOLA ROSUULULLOOHI SHOLLALLOOHU ‘ALAIHI WASALLAMA : QODAMTUM KHOIRU MUQODDAMIN, WAQODAMTUM MINAL JIHAADIL ASHGHORI ILAL JIHAADIL AKBARI
Artinya : ” Bersabda Rosulullloh S.A.W : Majumu sebaik-baiknya maju, dan majumu dari perang yang kecil menuju perang yang besar.”
Jadi untuk mencapai cita-cita hidup itu haruslah dengan berjuang. Dan berjuang itu ada yang dari perjuangan kecil menuju perjuangan besar.
Syarat-syaratnya agar bisa sukses dalam perjuangan, baik perjuangan kecil maupun perjuangan besar.
Syarat-syaratnya banyak, diantaranya :
1. Kamu harus menginsyafi bahwa hidup itu adalah perjuangan. Orang asing mengatakan STRUGGLE FOR LIFE.
2. Harus menginsyafi bahwa perjuangan yang kecil menuju perjuangan yang besar itu katsirul rintangan (banyak rintangan), katsirul hambatan, katsirul kendala, katsirul musuhnya. Dan harus diinsyafi pula bahwa rintangan itu ;
  • Ada yang muncul dari dirinya sendiri.
  • Ada yang muncul dari alam yang di tempati.
  • Ada yang timbul dari syaithon.
  • Ada yang timbul dari manusia.
3. Harus memakai ilmu, karenanya harus THOLABUL ILMI (mencari ilmu).
4. Harus Shobar / ulet dalam perjuangan.
5. Harus berani.
Sebab meskipun pandai kalau penakut ya njintel (nggak berkembang). Orang penakut itu gupuhan (suka tergesa-gesa). Istilah joyo boyo ” pitik trondol matane sak terbang”.
Pitik trondol adalah ayam yang lengannya tidak ada bulunya.
Matane sak terbang itu matanya saja yang lebar, maksudnya : Tahu kalau ada yang tidak benar, tapi tidak bisa apa-apa atau tidak berani berbuat apa-apa.
6. Harus benar.
   Berani saja tanpa benar, tak akan bisa jalan di masyarakat.
7. Harus dapat cahayanya hidup atau lampunya hidup, jangan sampai hidup kita tidak mendapat lampunya hidup atau cahaya hidup.
8. Harus Tawakkal
9. Harus yaqin, ini yang pokok.
Jadi syarat – syarat inilah yang harus dipegang bila ingin sukses perjuanganmu.
Diantara syarat agar bisa sukses dalam perjuangan (jihaadul ashghor dan jihaadul akbar) harus dapat cahayanya hidup atau lampunya hidup. Lampu / cahaya / nur yang bisa menerangi perjalanan perjuangan hidup kita itu ada tiga macam, yaitu :
1. Nur / cahaya yang terkandung dalam diri kita sendiri yaitu Nur Aqli.
2. Nur wahyu Ilahi
3. Nur Muhammad
Jadi 3 nur (cahaya) itulah yang jadi lampunya hidup.
Hidup kalau sudah dapat cahaya hidup, maka hidupnya akan bisa keluar dari gelapnya hidup menuju terangnya hidup. Sebagaimana tersebut dalam surat Al Baqoroh.
ALLOOHU WALIYYUL LADZIINA AAMANUU YUKHRIJUHUM MINADH DHULUMAATI ILAN NUUR
Artinya : “Alloh pelindungnya orang-orang yang beriman, mengeluarkan (Alloh) dari kegelapan menuju kepada terangnya hidup.”    ( Al Baqoroh / S. 2 / 257 )
Sebaliknya kalau hidupnya tidak mendapat cahaya hidup (tidak dapat nur yang tiga macam itu), berarti hidupnya keluar dari terangnya hidup, menuju gelapnya hidup. Sebagaimana tersebut dalam surat Al Baqoroh.
WALLADZIINA KAFARUU AULIYAA-UHUMUTH THOOGHUUTU YUKHRIJUUNAHUM  MINAN NUURI ILADH DHULUMAAT
Artinya :” Orang-orang yang kafir itu, wali-walinya ialah Thoghut, dikeluarkannya mereka dari Nur ke dalam gelap gulita”.   (Al Baqoroh / S.2 / ayat 257)
Jadi ada yang keluar dari terangnya hidup menuju gelapnya hidup dan ada yang keluar dari gelapnya hidup menuju terangnya hidup.
Karena sangat sulitnya mencapai jalan hidup yang terang atau jalan hidup yang mendapat cahaya dan juga karena banyaknya jalan, seperti :
  • Mata punya jalan sendiri.
  • Hidung punya jalan sendiri.
  • Telinga punya jalan sendiri
  • Lesan punya jalan sendiri
  • Nafsu punya jalan sendiri
  • Fikiran punya jalan sendiri
Belum lagi aliran-aliran yang beraneka macam, ada aliran Khowarij, Syi’ah, Mu’tazilah, Jahmiyyah, Murji’ah, Jabbariyyah, Ahlus sunah Wal Jama’ah, Ahmadiyyah dan lain sebagainya, makanya setiap hari kita perlu membaca :
IHDINASH SHIROOTHOL MUSTAQIIM.
“Tunjukkanlah kami kepada Shirootol Mustaqiim”.
Tiap-tiap aliran semuanya mengaku paling benar / rebutan benar. Lho kok rebutan benar…?. Soalnya yang benar belum terpegang. Bila sudah terpegang tentunya tidak berebut.
Soal kebenaran, sebenarnya yang paling benar adalah yang tidak bertentangan dengan Al Qur’an (yang sesuai dengan Al Qur’an), bukan karena A atau karena B.