Selama Muhammad menjadi Nabi 12 tahun, Muhammad itu hanyalah menerima berita-berita saja melalui wahyu. Ada berita mengenai Surga, Neraka, Qolam, Lauhil Makhfudz, ada berita mengenai Nabi-Nabi terdahulu seperti : Nabi Adam, Syits, Idris dsb. Akan tetapi Nabi sendiri belum pernah menyatakan apa-apa yang telah diberitakannya.

Setelah 12 tahun jadi Nabi, waktu masuk bulan Rojab disitulah disingkapkan tabir / hijab yang menghijabi Nabi Muhammad. Dan Nabi Muhammad dinaikkan sampai diatas langit tujuh.
” Untuk memperlihatkan kepadanya sebagian ayat-ayat Kami “
Disitu menyaksikan dan bertemu tokoh-tokoh ruhaniyah dari Adam a.s sampai Isa a.s bertemu semuanya.
Jadi bulan Rojab adalah bulan terbukanya hijab. Dan kita diberi kesempatan oleh Alloh dibulan Rojab ini. Maka bila ingin terbuka, hendaklah mujahadah yang sungguh-sungguh. Dengan terbukanya hijab, nanti akan tahu kenyataan-kenyataan yang selama ini hanya kita duga-duga saja.
Hijab itu bukan hijabnya Alloh, karena Alloh tidaklah terhijab. Yang terhijab adalah kita dan hijab kita sangatlah banyak (jutaan hijab / jutaan belenggu) Dan sebenarnya kita dididik terus supaya membuka hijab. Mau apa tidak itu terserah, ini kesempatan kita.
FUNGSI POKOK AMALAN-AMALAN DIBULAN ROJAB
Banyak sekali amalan-amalan di bulan Rojab. Ada do’a, sholat, puasa, berbagai wirid-an. Adapun fungsi pokok amalan-amalan di bulan Rojab ialah untuk mencerap, menghisap nilai-nilai agung / luhur yang terkandung dalam bulan Rojab. Nilai-nilai agung itu kita serap melalui ibadah tasbeh, puasa, doa dan sholat. Supaya nilai-nilai luhur dalam bulan Rojab itu masuk kedalam ruhaniyah kita. Dan ini hendaklah disadari.
Akan tetapi meskipun bulan Rojab, Sya’ban dan Romadlon itu bulan mulya tapi jika kita tidak mau mencerapnya (tidur saja) maka tidaklah mungkin kita bisa mencapai nilai luhurnya bulan-bulan tersebut.
Dan bila ingin mulya indalloh, mujahadah-lah yang sungguh-sungguh, jangan hanya mujahadah waktu susah saja, jika tidak susah, malas mujahadah.
Ada yang sudah di baiat samapi tingkat empat tapi tidak dikerjakan. Bahkan ada yang sudah kholwat tapi menjadi pemalas
Oleh karena itu berusahalah sungguh-sungguh mencerap nilai-nilai luhur bulan Rojab, ini kesempatan. Setahun sekali.