Obat penyakit hati yang kelima.
Dalam Kitab Al Adzkiya` diatas disebutkan :      
WAMUJAALISATISH SHOLIHIINAL   FUDLOLAA.
Artinya : “Satu majlis dengan orang-orang yang baik”.
Kalau kita berteman dengan orang-orang yang baik maka kebaikannya akan berasar kepada kita tapi kalau berteman dengan orang-orang jahat maka kejahatan itu juga akan menular kepada diri kita.
Dalam kitab Ta’liimul muta’allim di nadlomkan :
ANIL MAR-I LAATAS`AL WA-ABSHIR QORIINAHU. FA-INNAL QORIINA BIL MUQOORONI YAQTADII.
FA-IN KAANA DZAASYARRIN FAJANNIBHU SUR’ATAN. WA-INKAANA DZAAKHOIRIN FAQOO RINHU TAHTADII. (Kitab Ta’liimul Muta’allim)
Artinya :”Janganlah kamu bertanya mengenai seseorang tetapi lihatlah siapa temannya. Karena seseorang akan mengikuti perilaku temannya. Bila temannya orang yang jahat, maka hindarilah segera. Bila temannya adalah orang yang baik, maka bersahabatlah dengannya, niscaya kamu akan mendapat petunjuk”.
Keterangan :
Kepada seseorang bagaimana dia, janganlah kamu bertanya : Itu anaknya siapa, itu keturunannya siapa dan lain sebagainya, akan tetapi tanyalah dia itu berteman dengan siapa? karena bagaimana dia itu bisa dilihat dari situ, biasanya runtang-runtungnya itu dengan siapa ?
Kalau runtang-runtungnya dengan teman yang baik maka biasanya menjadi orang yang baik, tapi kalau runtang-runtungnya dengan orang yang jahat maka alamat bahwa orang itu juga jahat karena kena kejahatannya temannya yang jahat tadi.
Kalau ingin mendapatkan burung perkutut ya harus dicarikan sejenisnya yakni juga burung perkutut. Coba kalau ingin burung perkutut tapi jontrotnya (umpannya) itu bebek, atau dijontroti (diumpani) kodok ya tidak akan bisa karena tidak jenisnya.
Dalam Kitab Ta’lim tadi diterangkan : Kalau kamu tahu, kamu saksikan setiap hari orang itu berkumpul dengan orang-orang yang jahat, orang-orang yang buruk perilakunya, maka cepat-cepatlah kamu harus menjauh dari orang itu. Akan tetapi kalau kamu tahu setiap hari orang itu bersama dengan orang-orang yang baik maka bertemanlah kamu maka kamu akan mendapat petunjuk. Rosululloh SAW. pernah bersabda :
QOOLA ROSUULULLOOHI SHOLLALLOOHU ‘ALAI HI WASALLAM : MATSALUL JALIISISH SHOOLIHI WAL JALIISIS SUU-I KAMATSALI SHOOHIBIL MISKI WAKIIRIL HADAADI. (Al Hadits)
Artinya : “Bersabda Rosululloh SAW. : Umpamanya orang-orang yang sekedudukan dengan orang yang baik dan orang yang sekedudukan dengan orang yang jahat, itu seperti berteman dengan orang berjualan misik (minyak wangi) dan berteman dengan pande besi.
Hadits diatas menerangkan :
Orang yang berteman dengan orang baik itu seperti orang yang berteman dengan orang yang berjualan misik (minyak wangi), walaupun tidak membeli minyak wangi tapi masih kena bau wanginya.
Akan tetapi kalau berteman dengan orang-orang jahat itu seperti dekat dengan dapurnya pande besi, kalau tidak terbakar rumahnya, ya terbakar pakaiannya, kalau tidak terbakar pakaiannya ya terbakar badannya. Kalau berteman dengan provokator ya jadi provokator.
Obatnya hati ada lima yakni yang sudah diterangkan diatas satu-persatu. Dan itu terserah kita memilih yang mana dari obat-obat itu ?
Umpamanya saya milih yang nomer satu saja! Ya silahkan. Saya memilih obat yang nomer dua saja ? Silahkan ! milih nomer tiga saja ? Ya silahkan. Milih nomer empat saja, silahkan ! memilih obat nomer lima saja, silahkan.
Lha kok sulit semua ! Kalau semua tidak ada yang dipilih karena sulit semua ya sudah, Kok sulit semua ya tetap sulit yakni tetap sulit hatinya untuk dapat sembuh dari penyakit-penyaki hati.