PENGERTIAN HIJRAH DAN HAKEKATNYA

Hijrah artinya pindah, orang yang hijrah disebut MUHAAJIR / MUHAAJIRIINA. Dan yang dimaksud hijrah atau pindah itu adalah hijrah dari sesuatu yang dilarang oleh Alloh menuju kepada sesuatu yang diridloi Alloh.
Hijrah dari syirik menuju tauhid.
Hijrah dari kedholiman menuju keadilan.
Hijrah dari nifaq / munafiq yaitu perbuatan yang sangat tercela menuju ke keimanan.
Hijrah dari kufur menuju syukur.
Hijrah dari ketakabburan / kesombongan menuju ke tawadlu’ (andap asor).
Hijrah dari riyak (ingin dipuji orang) menuju ihlas (kebersihan niat).
Hijrah dari sifat toma’ (sifat rakus) menuju kesifat qona’ (sifat menerima).
Hijrah dari hawa menuju taqwa.
Hijrah dari kedustaan menuju kebenaran.
Hijrah dari TABBAT menuju ke TAUBAT.
Dan seterusnya.
Inilah hakekatnya hijrah. Bila ada orang terkena kotoran dan tidak mau hijrah atau pindah maka akan tetap berada di kotoran. Orang yang tidak tahu baik jatuh kepada kejelekan dan orang yang tidak tahu jelek juga jatuh kepada kejelekan. Tidak tahu bedanya antara jenang dan lentung (kotoran ayam), sama-sama merahnya. Waktu di ambil kena lentungnya dan itu dianggapnya jenang.
Maka selama kita tidak mau hijrah dari ketidak baikan menuju kepada kebaikan, selama itu kita tidak akan berubah, kita tetap berada didalam keburukan. Dan masalah hijrah itu ada perintahnya dari Alqur-an :
WAR-RUJZA FAHJUR
“Dan kepada hal-hal yang keji (yang tidak baik), maka hijrahlah”.
3 KALIMAT YANG SELALU BERURUTAN
Didalam Alqur-an itu ada 3 kalimat yang selalu berhubungan dan berurutan, yaitu : AMANU, HAJARU DAN JAHADU. Ini disebutkan beberapa kali dalam Alqur-an, diantaranya :
INNAL LADZIINA AAMANUU WALLADZIINA HAAJARUU WAJAAHADUU FII SABIILILLAAHI ULAA-IKA YARJUUNA ROHMATALLOOH WALLOOHU GHOFUURUR ROHIIM. (Al baqoroh ayat 218)
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan orang-orang yang hijrah dan berjuang dijalan Alloh maka itulah orang-orang yang mengharap-harap dapat rohmat Alloh dan Alloh itu maha pengampun, maha kasih”.
Begitu pula dalam surat AL-ANFAL, surat AT-TAUBAT dan masih banyak lagi.
Yang pertama adalah Iman maksudnya percaya kepada Alloh, percaya kepada Rosululloh, percaya kepada kitab Alloh, percaya kepada Malaikat, percaya kepada hari kiamat dan percaya kepada taqdir.
Kemudian yang kedua HAJARU (hijrah atau pindah), yaitu hijrah dari sesuatu yang dilarang oleh Alloh kepada sesuatu yang diridloi Alloh.
Yang ketiga, JAHADU (berjuang). Yang dimaksud berjuang disini adalah berjuang untuk hijrah dan berjuang supaya tetap didalam hijrahnya. Jadi hijrah itu betul-betul membutuhkan perjuangan.
Dan gabungan antara orang yang beriman, hijrah dan berjihad itulah yang disebut :
YARJUUNA ROHMATALLOOH
“Mengharap-harap rohmat Alloh”.
Jadi mengharap-harap rohmat Alloh itu tidak hanya mengharap-harap dalam hati saja melainkan haruslah IMAN, HIJRAH dan JIHAD. Masak ketika ingin membersihkan dirinya dari kotoran hanya dengan mengharap-harap dalam hati saja (Moga-moga kotorannya hilang) dan tanpa berbuat sesuatu. Ya jelas tidak bisa.