SEJARAH DITEMUKANNYA AIR ZAM-ZAM

Didalam kitab Siroh Ibnu Hisyam yaitu sebuah kitab yang menjadi induknya kitab-kitab tarekh Nabi diseluruh dunia, didalam jilid I hal 122, diterangkan tentang asalnya sumur zam-zam (BI’RUN ZAM-ZAM) yang sangat berubungan dengan Hajar (istrinya Nabi Ibrahim).
Istrinya Nabi ibrahim yang pertama adalah Syarah. Dia berasal dari Babilonia kemudian dibawa hijrah oleh Ibrahim ke Palestina atau Kan-an. Sedangkan istrinya yang kedua adalah Hajar, ia berasal dari Mesir bangsa Qibti. Nabi Ibrahim dengan istri yang dari Mesir yakni Hajar menurunkan anak pertama dan ia diberi nama Ismail. Setelah Ismail usia 14 tahun barulah istri dari Babilonia yaitu Syarah melahirkan seorang anak laki-laki bernama Ishaq. Jadi Ismail itu lebih tua 14 tahun dari pada Ishaq. Makanya dalam Alqur-an bila menyebut keduanya itu : ISMAA-IILA WA ISHAAQ.
Dari Ismail kebawah terus menimbulkan bangsa Arab. Sedangkan dari Ishaq menimbulkan bangsa Yahudi. Jadi bangsa Yahudi (Bani Isroil) di Arab itu ya saudara.
Waktu Nabi Ibrahim di Palestina kedua istrinya juga di Palestina. Dan ketika Hajar sudah punya anak yaitu Ismail sedangkan Syarah belum punya anak, lalu Ismail yang baru lahir (masih menyusu) itu dibawa Hajar dan Nabi Ibrahim pindah ke Mekah. Padahal perjalanan antara Palestina sampai Mekah sangatlah jauh + 2000 Km dan melalui padang pasir. Setelah tiba di Mekah lalu ditinggal oleh Nabi Ibrahim pulang ke Palestina. Mereka berdua (Hajar dan Ismail) ditinggal tanpa teman seorangpun. Hanya dibekali air satu gerbo / satu kriyat dan tanpa dibuatkan rumah, hanya dibuatkan tempat berteduh saja.
Dikala persediaan makanan sudah menipis, bekal air sudah habis dan air susunya Hajar sudah tidak keluar, Ismail menangis. Dan karena sangat hausnya sampai-sampai tangisan Ismail tidak bersuara lagi, jadi sudah nyaris wafat. Maka bingunglah Hajar untuk mencari air. Lalu hajar naik kegunung Shofa untuk mencari air, tapi ternyata disitu tidak ada air. Kemudian mencari lagi ke gunung Marwa, tapi juga tidak menemukan air. Lalu balik lagi ke Shofa, tidak ketemu air, diulanginya lagi ke Marwa juga tidak ketemu air. Demikian itu (bolak-balik) dari Shofa ke Marwa sampai 7 kali. Tapi tetap tidak menemukan air. Coba bayangkan, betapa bingungnya Hajar waktu itu.
Shofa dan Marwa adalah sama-sama gunung dan kalimat Shofa dan Marwa disebutkan sekali dalam Alqur-an ;
INNAS SHOFAA WAL MARWATA MIN SYI-AA-IRILLAH.
Dan akhirnya ketika Hajar berada di Marwa seperti terdengar suaranya Ismail dan suaranya hayawan. Padahal waktu itu Ismail sudah tidak bisa mengeluarkan suara. Maka takutlah Hajar terhadap keadaan Ismail yang ditinggal, kuatir kalau terjadi sesuatu. Sehingga Hajar kembali ketempat Ismail dan setelah sampai ditempat berbaringnya Ismail terkejutlah Hajar karena dibawah kaki Ismail keluar sumber air.
Jadi air yang dicari Hajar untuk Ismail itu, dicari di bukit Shofa tidak ketemu, dicari di bukit Marwa juga tidak ketemu. Dan ternyata ketemunya pada Ismail sendiri.
Kemudian airnya dikumpulkan dan oleh karena bahasa Arabnya kumpul itu ZAM-ZAM maka dikenal dengan nama ZAM-ZAM. Akhirnya sumber air tersebut bertambah besar hingga menjadi sumur, maka dikenallah dengan nama sumur ZAM-ZAM. BI’RUN ZAM-ZAM.
Dan sampai sekarang ini usia sumur tersebut kira-kira 5000 tahun. Adapun airnya diminum oleh manusia seluruh dunia. Apa ada selain sumur zam-zam yang airnya diminum oleh manusia seluruh dunia?. Tidak ada.
Mengenai sumbernya, bila ditelusuri ternyata berasal dari dalam bumi yang diatasnya tepat letaknya ka’bah.
PENGERTIAN SA’I, SHOFA DAN MARWA
Kemudian bolak baliknya Hajar dari Shofa ke Marwa, dari Marwa ke Shofa lagi itu dijadikan ritual ibadah haji atau ibadah umroh dan bahasa Arabnya jalan bolak balik (Jawanya : riwa-riwi) itu SA’I. Adapun tempatnya yang dipakai jalan, namanya MAS’A. Jadi perjalanannya dinamakan SA’I, tempatnya berjalan dinamakan MAS’A. Shofa artinya niat yang keras tapi bersih. Marwa artinya batu keras.
Jadi maksudnya Shofa dan Marwa adalah menjaga kebersihan hati yang keras, jangan lembek.
Untuk Hikmah Kisah ini akan dilanjut di posting berikutnya..
* Bersambung…