Diantara hikmahnya sholat , Diterangkan dalam Alqur-an :

(INNAS SHOLAATA TANHAA ‘ANIL FAKHSYAA’I WAL MUNGKAR)
“Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan fakhsya’ dan mungkar “.
Oleh karena dalam Alqur-an telah diterangkan bahwa sholat itu bisa mencegah dari fakhsya’ dan mungkar maka mestinya orang yang mengerjakan sholat itu mempunyai atsar jauh dari fakhsya’ dan mungkar. Tapi kenyataannya bagaimana ? Banyak orang yang mengerjakan sholat tapi tetap dekat dengan fakhsya’ dan mungkar. Dan jika sholatnya tidak sampai bisa menjauhkan dari fakhsya’ dan mungkar maka akan mendapat neraka Wel.
(FAWAILUL LIL MUSHOLLIIN)
“Maka neraka Wel bagi orang yang mengerjakan sholat” ( yang sholatnya tidak sampai menjauhkan dari perbuatan fakhsya’ dan mungkar ). Atau tidak bisa sampai pada hikmahnya.
Jadi adanya sholat yang tidak bisa mencegah dari fakhsya’ dan mungkar adalah karena sholatnya tidak bisa mencapai hikmah.
Ada Himah  wudlu, ada hikmah Haji dll.