TAFSIR AYAT ATTHOLAQ/12

ALLOHULLADZII KHOLAQO SAB`A SAMAAWAATIN WAMINAL ARDLI MITSLAHUNNA YATANAZZALUL AMRU BAINAHUNNA LITA`LAMUU ANNALLOOHA `ALAA KULLI SYAI-IN QODIIR WA ANNALLOOHA QOD AHAATHO BIKULLI SYAI-IN `ILMAA.
( At Tholaq – Surat 65 – Ayat : 12 ).
Artinya : ” Allohlah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Alloh berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasannya Alloh Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Alloh, ilmuNya benar-benar meliputi segala sesuatu “.
Didalam Kitab Al Hikam ( kitab tashawwuf tingkat tinggi ), tentang tafsir ayat ini Shohabat Ibnu Abbas pernah berkata :
” Seandainya kami terangkan dengan sejelas-jelasnya tafsirnya ayat ini, pastilah kami akan dituduh oleh orang mukmin awam bahwa kami ini zindiq, kafir, bahkan mungkin darah kami akan dihalalkan “.
Ayat ini mengandung rahasia yang paling rahasia.
Jadi yang diterjemahkan di terjemahan Alqur-an itu dari segi dhohirnya saja.
Kata Ibnu Abbas : Kalau diterangkan, dibuka blak-blakan dari segi dalamnya / bathinnya / haqeqatnya, maka nanti leher kami ini dipotong orang, karena orang-orang mukmin awam itu nanti kaget. ( Umumnya orang awam itu masih banyak yang kagetan. Kenapa kagetan ? Karena masih kanak-kanak, kanak-kanak itu kan kagetan ).
Jadi lebih baik tidak dibuka pada orang awam, daripada nanti dipukuli orang, malah dituduh bid`ah dlolaalah, sesat menyesatkan, kafir mengkafirkan, zindiq menzindiqkan, maka tidak usah diterangkan secara haqeqat, cukup diterangkan secara kuliti saja.
SESUATU DARI BUMI YANG SEMITSAL 7 LANGIT DAN 7 BUMI
Coba direnung-renungkan ayat tersebut diatas, hanya direnung-renungkan saja :
WAMINAL ARDLI MITSLAHUNNA
Artinya : ” Dan dari bumi ada yang semisal semuanya itu ( 7 langit dan 7 bumi ) “.
Coba direnung-renungkan , karena kalau tidak dianjurkan ya tidak memikirkan, mintanya hanya di dorong saja, tidak mau kesulitan.
WAMINAL ARDLI : ” dan dari bumi “.
Padahal dari bumi itu banyak, ada alam benda, alam tumbuh-tumbuhan, alam hayawan, itu semua dari bumi.
Lalu manakah sesuatu dari bumi itu yang     MITSLAHUNNA , yang sama dengan 7 langit dan 7 bumi ?
Ayat ini tidak menyebut :
” MATSALAHUNNA ” tapi ” MITSLAHUNNA ” .
Kalau Matsal maknanya perumpamaan.
Kalau Mitsil bukan perumpamaan tapi dua barang yang sejenis
WAMINAL ARDLI MITSLAHUNNA
Dari bumi ada sesuatu yang muncul, yang semisal semua yang ada di 7 langit dan 7 bumi ; disitu ada langitnya tujuh, buminya tujuh, ada mataharinya, bulannya, bintangnya, lautannya, hutannya, ada percilnya, ada ularnya, ada singanya, ada setannya, ada malaikatnya, ada iblisnya, ada gondoruwonya, ada kuntilanak-nya.
Coba diangan-angan yang mana yang lengkap itu ? Kami kira anda bisa berfikir sendiri, siapa itu ?
Ayat ini :
WAMINAL ARDLI MITSLAHUNNA
Kalau diterangkan di umum, kita bisa dipukuli atau dituduh yang bukan-bukan.
Padahal Shohabat Ibnu Abbas, yaitu seorang shohabat yang pernah didoakan kanjeng Nabi :
” Kamu ( Ibnu Abbas ) paling tahu rahasianya Al Qur-an “.
Apakah bila Shohabat Ibnu Abbas yang membuka rahasia ayat tersebut juga dituduh brengsek ? Terserah bila berani mengatakan begitu.
Dikira kalau sudah bisa faham terjemahan Al Qur-an yang diterjemahkan Departemen Agama dianggap sudah selesai tuntas. Tidak !
ALLOHULLADZII KHOLAQO SAB`A SAMAAWAATIN WAMINAL ARDLI MITSLAHUNNA YATANAZZALUL AMRU BAINAHUNNA LITA`LAMUU ANNALLOOHA `ALAA KULLI SYAI-IN QODIIR WA ANNALLOOHA QOD AHAATHO BIKULLI SYAI-IN `ILMAA.
( At Tholaq – Surat 65 – Ayat : 12 ).
Artinya : ” Allohlah yang menciptakan 7 langit dan seperti itu pula bumi, perintah Alloh berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasannya Alloh Maha Kuasa atas segala sesuatu dan sesungguhnya Alloh, IlmuNya benar-benar meliputi segala sesuatu “.
Orang awam ; mengartikan begitu saja sudah selesai.
Kalau bukan tashawwuf ya terjemahannya saja, tapi kalau tashawwuf tidak begitu.
Kalau dimasuki melalui tashawwuf, mungkin kami dan anda ibaratnya masih intip-intip di tepinya lautan, menyelam tidak berani karena kuatir akan mati, kalau dipinggir saja mudah, tapi tidak bisa merasakan dalamnya lautan.
Pilih mana : Kalau ingin merasakan dalamnya lautan maka mati, kalau ingin mudahnya saja maka dipinggir lautan sudah cukup tapi tidak bisa merasakan dalamnya lautan.
Mungkin banyak yang pilih hidup saja dari pada mati.
Padahal ini : LITA`LAMUU ” Supaya kamu itu mempunyai ilmu pengetahuan.
Kembali ke persoalan tadi :
” Apakah ada yang muncul dari bumi itu yang lengkap, ada surganya, ada nerakanya, `arsynya, lauhil mahfudznya, yang mana itu ? “.
Anda renung-renungkan sendiri.
Satu ayat ini mengandung pengertian yang sangat rahasia.
Jadi ada yang dari bumi ini yang muncul yang mengandung seluruh yang ada di alam semesta ini, semuanya diringkas disitu ; ada mataharinya, bulannya, bintangnya, lautnya, daratnya, bukitnya, telo-nya, ada anjingnya, celengnya, ularnya, ada emasnya, peraknya, ada mekkahnya, madinahnya, ka`bahnya, ada kafirnya, ada muslimnya, taqwanya.
WAMINAL ARDLI MITSLAHUNNA
Satu ayat ini saja kalau diterangkan detail dalam buku, maka akan jadi buku yang tebal.

Ayat inilah yang dijadikan sumber oleh Imam Ghozali sebagai penilaian masalah ilmu