Bismillahirohmanirrohimi.

Malam Lailatul Qodar kita bicarakan secara tauhid, lailatur qadar memiliki nilai yang sangat agung bagi seseorang yang ingin mendapatkannya. Tentang kemulyaan malam qadar tertulis dalam ALQuran bahwa nilainya akan lebih baik dari 1000 bulan atau setara dengan 83 tahun lebih 4 bulan. Pada malam itu yang diturunkan adalah “HU”, beberapa pendapat menafsirkan alquran ada pula yg menafsirkan yang berbeda.

Didalam malam itu turun malaikat dari segala urusan bersama jibril dan mengucapkan “SAALAAMUN, SAALAAMUN, SAALAAMUN ” – KESELAMATAN DAN KESEJAHTETAAN hingga terbitny fajar.
KAPAN TURUNNYA AL-QODAR
secara tersurat didalam Alqur’an tak ada satupun keterangan kapan peristiwa itu terjadi, menurut rosululloh alqadar turun pada malam malam ganjil pada 10 terakhir pada bulan romadhon. dan jatuh satu satun sekali.
bagi mereka yg mampu mengupas turunnya alquran dalam alquran nampak bahwa malam alqadar selalu turun pada malam ke 27 …. LHO kok bisa sebagai kata kunci adalah “LA-I- LA-TU-A-L QO-DA-R ada 9 huruf dan kalimat tersebut ada 3 didalam qadar, sehingga 3×9 = 27, dari situ timbul/ tersurat bahwa malam qadar turun pada malam nanti ( rabu, karena saya memulai puasa pd tgl 21 )
KEBERADAAN LAILATUL QADAR
diturunkan ALQur’an, pada malam qadar dalam jumlah keseluruhan dalam satu kali dari LAUHIL MAHFUDS( ADDIKR) yang disisi Tuhan IZZAH sampai diletakkan di BAITUL IZZAH langit dunia. Kemudian JIbria as menurunkan dari Baitul Izzah kehadapan MUHAMMAD di GUA Hira.
Menurut keterangan diatas, malam turunya AlQuran dari Lauhil Mahfudsz kebaitul izzh itulah disebut Malam Qadar. Sementara turunnya ayat pertama AlQuran dari baitul izzah yg dibawah malaikat Jibril kepada Muhammmad Saw di gua HIra disebut Alloh dalam qs Ad-Dzuhan sebagai malam MUBAROKAH ( LAILATUL MUBAROKAH )dan terjadi pada 17 Romadhon 610 M ( tahun pertama kenabian ). dari tulisan diatas tampak LAILATUL MUBAROKAH DAN LAILATUL QADAR ITU BERBEDA.
Cara mencapai malam qadar :
Lalu apa yang kita lakukan supaya ibadah kita pd malam qadar dan dapat mencapai nilai Alqadar ….. ?. Petunjuk Rosululloh SAW dalam suatu hadist menerangkan ” HIDUPKAN MALAM aL-QODAR DENGAN SHOLAT LAILATUL QADAR dan memohon ampunan alloh dengan membaca doa ” allohumma innaka afuwun tuhibul ‘afwafa’fu’anni. Dua petunjuk penting diperhatikan agar dapat “mengisi” malam Alqadar.
BEBERAPA HAL PENTING YANG PERLU DISADARI TENTANG LAILATUL QADAR.
yang turun pada malam qadar bukan sesutu yang fisik, karena kondidi MALAM, juga terjadi seperti pada hari-hari biasa setiap hari. Adapun yg turun adalah HU, seluruh malaikat dan jibril sebagai pimpinannya mengucapkan SAALAAMUN, SAALAAMUN, SAALAAMUN- Keselamatan dan kesejahteraan denga seijin ALLOH.
momen ini bukanlah bermakna lahiriyah tetapi lebih bersifat batin demikian pula dengan Malaikat dan jibril juga merupakan mahluk ghoib yang tidak terjangkau oleh panca Indera Manusia. Atau dengan kata lain tidak ada kaitannya dengan gejala alam, seperti malam yang tenang , hujan dan sejenisnya.
Lantas bagaimana untuk dapat memperoleh kemulyaan dimalam itu ..? kemulyaan adalah sifat dan amaliyah yg diridhoi alloh seperti sifat sabar,sifat syukur,tabah dan qonaah, pemaaf dan sifat mulia yg laiinya. Jadi upaya malam qadar bukan sebatas batiniah namaun juga menuju praktek dalam realita kehidupan.
Siapa yang munkin dapat menerima malam qadar, adalah ibarat nenampung air hujan, maka hanya orang yang sadar akan adanya hujan, dan segaja menampungnyalah yang memperolehnya itupun harus mempersiapkan tempat dan mewadahinya.
Tapi jangan lupa wadah kita harus dipersiapkannya harus bersih dari kotoran dan sifat sifat kotor nanti akan sia-sia. jadi wadah kita untuk menampung adalah HATI KITA HARUS BERSIH unt berfikir yang lainnya (berhala-berhala didalam hati ) , dan sifat-sifat kotor dengan membersihkan HATI tetap MODE ON(Dzikir Sirr) membaca doa diatas. Semoga anda menemukan kenikmatan.
Dengan persiapan semacam ini kita menangkap dan menampung malam alqadar pada malam nanti. yang datang sepangjang tahun.
Selamat Berjuang…